You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI dan Norwegia Jajaki Kerjasama Pengelolaan Sampah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Jajaki Kerja Sama dengan Norwegia

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia, Marten Hoglund di Balai Kota, Jumat (11/12). Dalam pertemuan, kedua belah pihak menjajaki kerja sama dua bidang, yakni pengelolaan sampah menjadi energi dan smart building.

Norwegia memiliki teknologi mengelola sampah jadi energi listrik dan bahan bakar kendaraan. Makanya ini kita coba jajaki kemungkinan kerja sama

"Norwegia memiliki teknologi mengelola sampah jadi energi listrik dan bahan bakar kendaraan. Makanya ini kita coba jajaki kemungkinan kerja sama," ujar Djarot, Jumat (11/12).

Soal Sampah dan PKL Banyak Dikeluhkan Warga Sunter Jaya

Nantinya, kata Djarot, DKI Jakarta akan membangun tempat pengolahan sampah di tiga lokasi. Untuk itu, teknologi yang dimiliki Norwegia dapat dimanfaatkan untuk mengelola sampah menjadi produktif.


Selain pengelolaan sampah, pertemuan juga menjajaki kerja sama dibidang smart building. Dengan teknologi yang dimiliki, gedung-gedung pemerintahan akan dipasangi sensor sehingga dapat menekan jumlah penggunaan energi listrik.

"Selama ini mereka berpengalaman dengan smart building. Kita akan coba jajaki bisa terapkan di gedung-gedung milik kita sehingga bisa melakukan efisiensi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12498 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1381 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1369 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1320 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1027 personBudhi Firmansyah Surapati